Night @Jogja - Perempatan 0 km
Malam di Jogja, ujung-ujungnya ya cuma gini nih kalo jalan sama si Ubay, nongkrong di pinggir jalan ngobrol ngalor ngidul sambil menikmati lalu lalang kendaraan dan orang-orang yang aku kira juga sama, mereka juga menikmati suasana malam di jalan Malioboro.
Kami duduk di seberang jalan depan Benteng Vredeburg. Terlihat dari sini Monumen Serangan Umum Satu Maret dan Kantor Pos Besar yang mengelilingi perempatan di depan kami ini, namanya perempatan Kantor Pos, atau sering disebut juga perempatan Nol Kilometer. Di perempatan Nol KM nggak pernah sepi orang, apalagi kalo lagi liburan. Seperti malam ini, jalanan ramai kendaraan, trotoar ramai pejalan dan anak-anak muda yang nongkrong kaya kami berdua, dan tak lupa juga ramai pengamen, hahaa.
Setelah lama aku hanya ngobrol berdua sama Ubay, Bayu datang sama pacarnya, Sofi. Ini dia dua sejoli yang selalu bikin rame suasana, selalu aja ada sesuatu dari mereka yang bikin suasana jadi makin asik dan enjoy, kaya tim kreatif gitu dah pokoknya, wkkk. *Ngomongin mereka aja udah bikin ngakak, apalagi kalo ketemu, hahaa*

Jogja itu memang Kota Budaya, nggak hanya budaya jawanya saja, tapi juga budaya luar jawa ada di Jogja. Buktinya malam itu, tak jauh dari tempat kami duduk, ada pertunjukkan tari daerah dari Aceh, lupa nama tariannya. Kayaknya itu dari sekelompok mahasiswa asal Aceh yang kuliah di Jogja. Sebuah usaha untuk melestarikan dan mengenalkan budaya mereka pada masyarakat Jogja. Salut dah. :D
Malam ini adalah malam jum'at, malam pertama kami di Jogja, dan malam pertama di tahun baru 1434 Hijiriyah. Yups, tanggal 15 November 2012 ini memang bertepatan dengan tahun baru hijiriyah, berhubung ini hari kamis, makanya besok jumat cuti bersama dan itu artinya libur panjang sampai akhir pekan. sebenarnya nggak ada rencana untuk liburan ke Jogja, sampai akhirnya temenku yang kuliah di Jakarta, si Ubay mengajakku untuk main ke Jogja.
Oh iya, sebenernya kami nggak hanya berempat, masih ada dua orang lagi, mereka berdua teman satu kampusnya si Ubay, namanya Adi dan Zaki, tapi dari pada nongkrong gak jelas kaya gini, mereka memilih untuk menyusuri jalan Malioboro. Keberadaan Ubay di Jogja kali ini memang karena mereka berdua, untuk ikut liburan di Jogja dijadikan penunjuk jalan, karena Jogja adalah rumah keduanya, wkkk. Liburan kali ini mereka bertiga sengaja datang dari Jakarta untuk menghabiskan waktu di Kota Gudeg, Yogyakarta.

5 komentar:

  1. jogja memang istimewa deh :)

    bakal ada malam keduanya nih :D

    BalasHapus
  2. @Syifa, Jogja itu '...'
    tiap orang punya kata-kata sendiri untuk Jogja :D

    Tenang, di Jogja, malam tak pernah tidur. Malam-malam terasa sangat panjang di Kota ini.

    BalasHapus
  3. JOGJA memang kota yang INDAH dan MENAKJUBKAN, cocok untuk PELANCONG - PELANCONG yang ingin menikmati KEINDAHANNYA.

    semoga liburan ke JOGJA tak akan terlupakan dan dapat kembali ke kota ISTIMEWA ini.

    087 860 534 593 (XL)

    0274 743 4961 (Flexi)

    http://homestayyogyakarta.com/

    BalasHapus

 
Wawa eN Venture © 2010 - 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top