Sunrise from my home - The Orange
Sunrise atau matahari terbit memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para petualang dan pantang bagi para juru kamera/fotografer untuk tidak mengabadikan momentum ini dengan kameranya. Kenapa aku bilang momentum? Karena untuk menentukan waktu mengambil gambar saat matahari terbit atau terbenam itu gampang-gampang susah dan menurutku itu terkait dengan keberuntungan juga.

Kita memang tinggal menunggu saja dari saat masih gelap sampai terbitnya matahari, dan saat matahari mulai muncul kita tinggal mengambil gambar dengan mencari sudut pengambilan yang pas. Tapi yang namanya alam, tak bisa ditebak. Yang sudah sering memburu foto sunrise atau sunset pasti sudah tau tentang hal ini. Kadang sebelum matahari terbit cuaca cerah dan akan menjadi pemandangan yang eksotis saat terbitnya mentari. Tapi seketika bisa berubah dengan datangnya kabut atau awan yang nantinya akan menutupi fajar yang mulai menyingsing. Apalagi saat melihat sunrise dari puncak gunung, hal ini benar-benar soal keberuntungan menurutku, karena hanya dalam hitungan detik jarak pandang kita yang semula membentang luas, seketika bisa berubah menjadi beberapa meter saja, hahaa.
 
Sunrise from my home
Saat aku mengambil kedua foto sunrise di atas, aku melihat ternyata tak hanya faktor alam yang mempengaruhi hasil dari foto yang kita ambil. Kamera dan sudut pengambilan ternyata sangat berpengaruh. Ini terbukti dari dua foto yang aku ambil di atas. Foto itu aku ambil hanya dengan kamera HP beresolusi 3,2 MP. Foto yang pertama aku ambil dengan posisi kamera portscape atau potrait landscape (vertikal) dengan hasil foto yang bisa kalian simpulkan sendiri. Setelah aku mengambil foto yang pertama, aku hanya bergeser sedikit dan mengambil foto yang kedua, hanya berselang 2 menit dari saat aku mengambil foto yang pertama. Namun bedanya aku mengambil foto sunrise yang kedua ini dengan posisi kamera landscape (horisontal) dan hasilnya seperti yang kalian lihat sendiri.

Sangat berbeda bukan hasil antara foto sunrise pertama dengan foto sunrise yang kedua?
hemm... :p

>> Peringatan !!! <<
ini hanyalah celoteh seorang bocah yang lagi belajar fotografi. Jadi, jangan dijadikan acuan yaa, mari kita belajar bareng... :)

Wallahu a'lam
Bookmark and Share

7 komentar:

  1. sy lebih suka yg pertama
    *komensokpenting

    BalasHapus
  2. itulah uniqnya fotografi, perbedaan 2 menit saja pasti akan berbeda. mungkin karena cahaya yg ditangkap oleh kamera juga beda. Potrait & Landscape memiliki keunikan sendiri. dari segi komposisi juga pasti akan berbeda... keep jepret yah...

    BalasHapus
  3. @CLk7,
    Saya juga...
    *Kalo ini balesan ga penting :p

    @Syaiful Rizal's,
    Yup, bener banget...beda waktu dikit dan beda sudut datangnya cahaya aja akan menghasilkan foto yg beda.
    he'em, potrait dan landscape punya karakter dan keasyikan sendiri-sendiri... :)

    Thanks semuanya atas kunjungannya.

    BalasHapus
  4. saya kurang suka sunrise, lebih suka sunset <~ ini komen lebih ga nyambung lagi. hehehe..

    salam kenal, salam jepret :)

    BalasHapus
  5. @armae
    heuh...
    komen yg sangat bagus sekali...wkkk

    kalo suka yg sunset, itu ada di postingan yg judulny "Sunset di Pantai Kuta, Bali"...check it out yo... :D

    Yes...SalKen dan SalJep juga armae

    BalasHapus
  6. kalo saya lihat keduanya indah heheee.. hanya saja yang pertama lebih bagus penampakannya :D

    BalasHapus
  7. @vmediakom
    siapa dulu dong yang ngambil fotonya, wkkk *PD*

    makasih udah berkunjung vmediakom :)

    BalasHapus

 
Wawa eN Venture © 2010 - 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top