Aku tersesat,
Dipersimpangan jalan kota,
Aku kesepian,
Ditengah hiruk pikuk kesibukan manussia,
Tapi aku masih punya harapan,
Aku masih punya tujuan,
Ku teruskan langkah kedepan.

Aku bertemu dengan sosok indah dilorong jalan,
Ciptaan Tuhan satu ini sangatlah beda denganku,
Ku terpesona.

Tatapannya yang membutakanku,
Gendang telingaku terasa hancur saat mendengar Alunan melodinya,
Aku terperanjat saat disentuhnya,
Hatiku menggelora.

Langkahku terhenti,
Napasku tersengal-sengal,
Aku meliriknya,
Dia menjeratku, dia menjeratku,
Dipasungnya hatiku.

Kembali teringat dengan harapan dan tujuan,
Mencoba bebas dari jeratannya,
Perlahan tapi pasti.


15.30
25 Januari 2012

0 komentar:

Posting Komentar

 
Wawa eN Venture © 2010 - 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top